Perhatikan contoh pendapat/argument dalam kutipan debat berikut ini. “Menurut saya tawuran antarpelajar terjadi tidak saja karena karakter anak-anak yang cenderung brutal. Lebih dari itu, tawuran terjadi karena anak-anak mendapat teladan yang kurang baik dari pada pemimpin bangsa yang sibuk saling berebut kekuasaan dan saling menghujat. Televise dan internet pun dengan bebas menyajikan berbagai aksi brutal yang membuat anak-anak tergoda untuk meniru”. Dalam kutipan teks di atas argument(mosi) yang disampaikan oleh pembicara adalah?

Perhatikan contoh pendapat/argument dalam kutipan debat berikut ini. “Menurut saya tawuran antarpelajar terjadi tidak saja karena karakter anak-anak yang cenderung brutal. Lebih dari itu, tawuran terjadi karena anak-anak mendapat teladan yang kurang baik dari pada pemimpin bangsa yang sibuk saling berebut kekuasaan dan saling menghujat. Televise dan internet pun dengan bebas menyajikan berbagai aksi brutal yang membuat anak-anak tergoda untuk meniru”. Dalam kutipan teks di atas argument(mosi) yang disampaikan oleh pembicara adalah tawuran antar pelajar terjadi tidak saja karena karakter anak-anak yang cenderung brutal.

Sandiaga Uno memulai usahanya . . . menjadi seseorang penggangguran . . . perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut. Ia banting setir, bangkit dari nol, menjadi awal kariernya menjadi seorang pengusaha.Konjungsi yang tepat untuk melengkapi penggalan biografi tersebut adalah?

Sandiaga Uno memulai usahanya . . . menjadi seseorang penggangguran . . . perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut. Ia banting setir, bangkit dari nol, menjadi awal kariernya menjadi seorang pengusaha.Konjungsi yang tepat untuk melengkapi penggalan biografi tersebut adalah setelah, ketika

Aku disini. Duduk di bawah batang pohon bunga Sakura dengan mahkota bunganya yang berwarna putih. Terbayang wajahmu, yang sekarang entah dimana.Angin musim semi berhembus. Membuat ranting-ranting pohon itu bergoyang. Hanya hembusan pelan, tapi beberapa kelopak bunga Sakura terlepas dari rantingnya. Melayang-layang, sebelum akhirnya jatuh tepat di pangkuanku. Musim semi yang sama dengan tahun lalu. Tapi terasa berbeda tanpa adanya kau.Teringat musim semi terakhir yang kita rayakan bersama. Disini. Di bawah pohon bunga Sakura ini. Dengan perasaan bahagia, merayakan hari kelulusan kita berdua.Satu tahun berlalu, tapi aku masih ingat betul kejadian malam itu. Ditengah perasaan suka cita, kau bilang padaku akan pergi ke tempat yang jauh.Bahkan aku masih mengingat angin musim semi yang berhembus kala itu. Hening setelah kau berkata tadi. Hening yang tidak pernah muncul sejak kita berdua menjadi sepasang sahabat. Ingin sekali aku menangis dan berkata apapun untuk mencegahmu pergi. Tapi aku tidak bisa. Itu pilihanmu.Sudut pandang yang dipakai pengarang ada cerpen tersebut adalah?

Aku disini. Duduk di bawah batang pohon bunga Sakura dengan mahkota bunganya yang berwarna putih. Terbayang wajahmu, yang sekarang entah dimana.Angin musim semi berhembus. Membuat ranting-ranting pohon itu bergoyang. Hanya hembusan pelan, tapi beberapa kelopak bunga Sakura terlepas dari rantingnya. Melayang-layang, sebelum akhirnya jatuh tepat di pangkuanku. Musim semi yang sama dengan tahun lalu. Tapi terasa berbeda tanpa adanya kau.Teringat musim semi terakhir yang kita rayakan bersama. Disini. Di bawah pohon bunga Sakura ini. Dengan perasaan bahagia, merayakan hari kelulusan kita berdua.Satu tahun berlalu, tapi aku masih ingat betul kejadian malam itu. Ditengah perasaan suka cita, kau bilang padaku akan pergi ke tempat yang jauh.Bahkan aku masih mengingat angin musim semi yang berhembus kala itu. Hening setelah kau berkata tadi. Hening yang tidak pernah muncul sejak kita berdua menjadi sepasang sahabat. Ingin sekali aku menangis dan berkata apapun untuk mencegahmu pergi. Tapi aku tidak bisa. Itu pilihanmu.Sudut pandang yang dipakai pengarang ada cerpen tersebut adalah orang pertama pelaku utama